Senin, 15 November 2010

Wanita, Fitnah Besar Bagi Laki-laki (1)

“Tidaklah aku meninggalkan sepeninggalku sebuah fitnah yang lebih mendatangkan mudharat bagi kaum laki-laki dari (fitnah) wanita” (Muttafaqun ‘alaihi)

Betapa beratnya hati ini menahan godaanmu. Tingkah lakumu dengan ganasnya menyeret diri kami ke lembah kenistaan. Hanya dengan senyumanmu, ucapanmu, maupun sms-mu meninggalkan jejak dengan mudah di hati kami. Membuat hati ini lupa kepada siapa dia seharusnya mencinta-yakni Allah ‘Azza wa Jalla. Itulah engkau, wahai wanita, yang dengan pesonamu bisa membuat hati lelaki menjadi luluh.

“Tidaklah saya melihat dari kaum yang kurang akal dan agamanya, yang lebih dapat meluluhkan hati seorang pria yang tegas daripada salah seorang dari kalian (wanita)” (HR. Muslim)

Itulah dua hadits yang menggambarkan dahsyatnya fitnah wanita bagi laki-laki. Dan tidaklah Rasulullah mengatakan sesuatu melainkan itu adalah kebenaran. Allah berfirman:

وما ينطق عن الهوى , ان هو الا وحي يوحى

“dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)” (QS. An Najm : 3-4)

Selasa, 26 Oktober 2010

Subhanallah.. begitu Maha Adilnya Allah.

Hmmm beberapa minggu ini memang di isi dengan hari-hari yang cukup berat buatku, pun hari ini tak lepas dengan kesibukan yang tak ada hentinya.

Adzan maghrib berkumandang... ehemmm.. sy masih dikampus... segera kuambil air wudlu.. sejenak letakkan jiwa dihadapanNya pastilah akan membuatku segar kembali..Pukul 6.30 petang.. kujalankan motorku pelan2.. aku harus segera sampai rumah.. membayangkan orangtuaku...membukakan pintu dgn senyum manisnya, membuatku semangat utk segera sampai rumah. Baru sekitar lima menit motorku melaju...dingin angin malam terasa sekali menusuk.. kulihat dr belaik helm warna langit nampak memerah. Dan benar, rintik hujanpun mulai turun membasahi jalan. Lengkap sudah. Kondisi tubuh yg lelah ditambah lagi pake acara kehujanan pula, huufff....

Setengah ngebut sayapun memacu motor mencari tempat untuk berteduh. Kulihat dipertigaan jalan ada sebuah warung yang pikirku bisa nunut berteduh disana. Segera saya berteduh, dan mendekati bapak-bapak penjual yg juga sendirian. Hanya sebatang rokok kretek dan cahaya redup lampu petromak yg menemani. Beliaupun lantas mempersilakan saya duduk.
"lenggah wonten mriki mawon lho Mas, kersane mboten kudanan (duduk disini saja Mas biar ndak kehujanan)."
Begitu katanya ketika saya meminta ijin untuk numpang berteduh. Benar saja hujan semakin deras, dan kamipun makin terlihat kerdil dalam kesunyian malam yg pekat. Karena merasa ndak enak atas kebaikan bapak penjual dan tendanya itu, saya lalu berkata,

Rabu, 06 Oktober 2010

Kepastian Fitnah Kubur, Adzab Kubur, dan Nikmat Kubur Berdasarkan Al Qur'an, As Sunnah, dan Ijma'

Di antara aqidah ahlus sunnah wal jama’ah adalah mengimani adanya fitnah kubur serta adzab dan nikmat kubur. Hal ini termasuk ke dalam lingkup keimanan terhadap hari akhir.

Syaikh Shalih Al Fauzan hafizhahullahu berkata: “Iman kepada hari akhir mencakup beriman kepada setiap yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beritakan sejak kejadian setelah mati. Dan di antara iman kepada hari akhir ialah mengimani fitnah kubur, adzab kubur, dan nikmat kubur.” (Al Irsyad ila Shahihil I’tiqad, hal. 313).

Imam Abu Ja’far Ath Thahawy rahimahullahu berkata: “Kami (ahlus sunnah) beriman kepada malaikat maut yang ditugaskan untuk mencabut ruh makhluk di alam, beriman kepada adzab kubur bagi yang berhak mendapatkannya, beriman kepada pertanyaan Munkar dan Nakir di dalam kubur tentang siapa tuhannya, apa agamanya, siapa nabinya, dan kami beriman kepada berita yang datang dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan dari shahabat ridhwanullahi ‘alaihim. Kubur adalah taman dari taman-taman surga atau jurang dari jurang-jurang neraka.” (Al ‘Aqidah Ath Thahawiyah dalam kutaib Mutunut Tauhid wal ‘Aqidah, hal. 268)

Minggu, 26 September 2010

JTMI (Jurusan Teknik Makin Islami)

Semerbak Wangi Surga Di Jurusan Teknik Mesin dan Industri 

Dipersembahkan untuk mereka yang mepunyai keyakinan penuh akan keutamaan setiap amal yang mereka persembahkan di ladang amal ini. Love you, all of SKI’s Mujahid and all of my sincerely brothers and sisters. Moga ikatan ukhuwan ini kan terus berhimpun padu. Bekerjalah!

 Sepercik Ibrah I

Siang hari itu seorang perempuan muda sedang duduk di atas sebuah papan yang cukup lebar, di sebuah terminal bus di sebuah Kabupaten Antah Barantah. Dia sedang menunggu kedatangan saudaranya yang sekitar 30-an menit lagi akan tiba di terminal bus itu. Waktu 30 menit memang waktu yang lumayan lama kalau hanya digunakan untuk bengong tanpa melakukan apapun.

“Ah sayang ni waktu, enaknya di pake ngapain ya?” Perempuan muda itu bertanya pada dirinya sendiri.

Seketika dia pun langsung mengarahkan matanya ke berbagai sudut yang ada di terminal itu. Maksudnya dia ingin mencari ide, barangkali ada sesuatu yang bisa dia kerjakan sambil menunggu kedatangan saudaranya.

Woooow.. Subhanallah!! kisah yang memberi hikmah bangeetss

Dalam kisah Jawahirul Bukhari menerangkan bahwa Hasan Basri ( maaf , tidak ada kaitannya dengan salah satu nama anggota rantau-net) sewaktu mudanya adalah seorang yang sangat tampan. Hasan Basri sangat suka memakai pakaian yang bagus bagus dan suka berjalan jalan di sekitar kota Basrah . Pada suatu hari ketika Hasan Basri sedang berjalan jalan , maka dia melihat seorang waniat yang sangat cantik dan sangat menarik perhatiannya , lalu Hasan Basri mengikuti dari belakang gadis itu .

Wanita itu merasa bahwa ada orang yang membuntutinya , maka diapun menoleh kebelakang dan ternyata benar , lalu wanita cantik itu berkata " wahai orang muda , apakah kamu tidak malu ? mendengar perkataan wanita itu Hassan Basri lansung berkata , kepada siapa aku harus malu ?" lalu wanita itu berkata , malulah Allah Subhanawata'ala yang maha mengetahui mata yang berkhianat dan mengetahui apa saja yang ada dalam hati " Hasan Basri makin tertarik kepada wanita tersebut dan timbullah rasa cinta dalam hatinya Hassan Basri tidak dapat menahan nafsunya , lalu dia tetap saja mengikuti wanita tersebut dari belakang .

KISAH NYATA (Bukan Fiksi)!! -- "Akhirnya Cintaku Berlabuh karena Allah.... "

Bacalah dengan perasaan maka Anda dapat mengambil ibroh dari penggalan cerita tersebut...Kisah nyata yang tak terduga adanya....


Awalnya, aku bertemu dengannya di sebuah acara yang diselenggarakan di rumahku sendiri. Gadis itu sangat berbeda dengan cewek-cewek lain yang sibuk berbicara dengan laki-laki dan berpasang-pasangan. Sedangkan dia dengan pakaian muslimah rapi yang dikenakannya membantu mamaku menyiapkan hidangan dan segala kebutuhan dalam acara tersebut. Sesekali gadis itu bermain di taman bersama anak-anak kecil yang lucu, kulihat betapa lembutnya dia dengan senyuman manis kepada anak-anak. Dari sikapnya itu aku tertarik untuk mengenalnya. Akhirnya dengan pede-nya keberanikan diri untuk mendekatinya dan hendak berkenalan dengannya. Namun, kenyataannya dia menolak bersalaman dengannku, dan cuma mengatakan, “Maaf...” dan berlalu begitu saja meninggalkanku.

Betapa malunya aku terhadap teman-teman yang berada di sekitarku.“Ini cewek kok jual mahal banget !” Padahal begitu banyak cewek yang justru berlomba-lomba mau jadi pacarku. Dia, mau kenalan saja tidak mau !” ujarku. Dari kejadian itu aku menjadi penasaran dengan gadis tersebut. Lalu aku mencari tahu tentangnya. Ternyata dia adalah anak tunggal sahabat rekan bisnis papa. Setiap ada acara pertemuan di rumah gadis itu, aku selalu ikut bersama papa.Gadis itu bernama Nina, kuliah di Fakultas Kedokteran dan dia anak yang tidak suka berpesta, berfoya-foya, dan keluyuran seperti cewek kebanyakan di kalangan kami. Aku pun jarang melihatnya jika aku pergi ke rumahnya; dengan berbagai alasan yang kudengar dari pembantunya: sakitlah, lagi mengerjakan tugas, atau kecapaian. Pokoknya, dia tidak pernah mau keluar.

Hingga suatu hari aku dan papa sedang bertamu ke rumahnya. Pada saat itu, Nina baru saja pulang dengan busana muslimahnya yang rapi, terlihat turun dari mobil. Namun belum jauh melangkah dia pun terjatuh pingsan dan mukanya terlihat sangat pucat. Kami yang berada di ruang tamu bergegas keluar dan papanya pun menggendong ke kamar serta meminta tolong kami untuk menghubungi dokter. Dari hasil pemeriksaan dokter, Nina harus dirawat di rumah sakit.

Sabtu, 25 September 2010

Perluas Rizki Dan Perpanjang Umur Dengan Silaturahmi

Akhi muslim, sungguh indah hubungan persaudaraan itu.Dengan orang tua kita, saudara-saudara kandung,karib kerabat, maupun hubungan kekerabatan secara umum, yakni persaudaraan sesama muslim. Ketentraman, kedamaian, dan keamanan memang idaman setiap insan yang berakal. Dengan menyambung kekerabatan (silaturahmi) dan menjaga hubungan persaudaraan,hal tersebut bisa kita capai sehingga kehidupan kita di dunia yang fana ini akan terasa indah. Selain itu, ternyata silaturahmi mengandung banyak sekali manfaat, diantaranya adalah memperluas rizki dan memperpanjang umur. Maka barangsiapa yang menghendaki kebaikan dalam hidupnya, hendaknya dia menyambung kekerabatan alias silaturahmi.